
Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin, didorong oleh sentimen risiko yang membaik di tengah meredanya ketegangan geopolitik.
Laporan dari The Wall Street Journal menunjukkan bahwa Iran mengisyaratkan keterbukaan untuk berunding dengan Amerika Serikat (AS), yang mendorong optimisme tentang potensi de-eskalasi dalam ketegangan Israel-Iran baru-baru ini.
Upaya diplomatik semakin gencar karena para pemangku kepentingan internasional, termasuk Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, terus mendesak pengekangan dan dialog untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Selain itu, data ekonomi dari Tiongkok yang dirilis di awal sesi perdagangan Asia memberikan sinyal yang beragam tetapi secara keseluruhan membantu menstabilkan sentimen pasar.
Sementara angka Produksi Industri dan Investasi Aset Tetap Tiongkok untuk bulan Mei tidak memenuhi harapan, mencatat penurunan tahunan, data Penjualan Ritel yang kuat meredakan kekhawatiran tentang kelemahan ekonomi yang lebih luas.
Mengingat Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Australia, pergeseran aktivitas ekonomi Tiongkok berdampak langsung pada prospek ekonomi Australia.
Yang lebih mendukung pasangan AUD/USD adalah melemahnya Dolar AS menyusul laporan Indeks Manufaktur Empire State yang mengecewakan.
Angka bulan Juni berada di angka -16,0, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar -5,5, dan merupakan kinerja terlemah sejak Maret.
Penurunan signifikan tersebut menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran tentang kontraksi dalam sektor manufaktur AS dan menambah ketidakpastian terhadap prospek momentum ekonomi AS, yang memberikan tekanan ke bawah pada USD.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...